Rabu, 03 Agustus 2011

KALIMAT MAJEMUK

Kalimat majemuk adalah kalimat yang mengandung dua pola atau lebih
Contoh:
 Rahmat bermain tenis
Anak yang berbadan besar itu bermain tenis
Macam kalimat majemuk:
1.      Kalimat majemuk setara
2.      Kalimat majemuk bertingkat
3.      Kalimat majemuk campuran


 KALIMAT MAJEMUK SETARA

1.      Kalimat majemuk setara dibedakan atas 3 bagian:
a.       Setara menggabungkan
Kalimat majemuk yang dibuat dengan menggabungkan dua kalimat tunggal dengan menggunakan kata penghubung(dan, lagi, sudah itu, kemudian, lalu, mungkin, lebih-lebih, karena itu, apalagi, jangankan)
Contoh:
-Guru menerangkan pelajaran dan murid-murid menyimak dengan teliti
-Dito memanjat pohon rambutan lalu memetiknya beberapa tangkai
b. Setara memilih
      Kalimat majemuk yang menggunakan kata penghubung ( selain itu, daripada itu, atau)
      Contoh:
      -Kamu mau membaw koper yang berat ini atau membawa keranjang buah
      -Bapak budiman mengajar disekolah negeri, selain itu juga mengajar disekolah swasta
c.       Setara pertentangan
      Kalimat majemuk yang menyatakan pertentangan atau perlawanan dengan menggunakan kata penghubung  tetapi, melainkan, hanya, sebaliknya)
      Contoh:
      -Pada musim hujan banyak daerah yang kebanjiran, sebaliknya pada musim kemarau banyak daerah yang kekeringan.
      -Rudi pintar bicara tetapi adiknya pendiam

KALIMAT MAJEMUK BERTINGKAT
Kalimat majemuk bertingkat adalah perluasan dari kalimat tunggal.
Kalimat majemuk bertingkat dinyatakan dalam hubungan :
1.      Hubungan waktu
Konjungsi yang digunakan yaitu(sejak,sedari,sewaktu,seraya,selama,sebelum,sesudah,seusai,sehabis)
Contoh:
-aku lebih gembira sejak sikap ibu berubah kepadaku.
-debat sengit berlangsung terus selama sidang berlangsung.
2.   Hubungan syarat
      konjungsi yang digunakan dalam hubungan ini yaitu (jikalau,seandainya,andaikata,andaikan,asalkan)
      contoh:
      -pembangunan jalan itu pasti berhasil andaikan seluruh warga masyarakat turut mengambil bagian.
3.   Hubungan tujuan
      konjungsi yang digunakan yaitu (agar,supaya,biar)
      contoh:
      -nenekku manceritakan keinginannya agar aku memiliki kelebihan dari cucu-cucunya yang lain.
4.   Hubungan konsesif
      konjungsi yang digunakan yaitu (walaupun, meskipun,sekalipun,biarpun dan sungguhpun)
      contoh:
      -ibu terus menjahit sampai tengah malam sungguhpun ia telah merasakan kelainan dalam dadanya
5.   Hubungan perbandingan
      konjungsi yang digunakan yaitu (seperti,ibarat,bagaikan,laksana,sebagaimana,daripada)
      contoh:
      -daripada mengganggu cobalah engkau bekerja dikebun.
6.   Hubungan penyebab
      konjungsi yang digunakan dalam hubungan ini yaitu (sebab,karena,oleh karena)
      contoh: keadaan menjadi genting lagi karena musuh akan melancarkan aksinya
7.   Hubungan akibat
      konjungsi yang digunakan adalah (sehingga,sampai,maka)
      contoh:
      -kami tidak setuju maka kami protes
8.   Hubungan cara
      konjungsi yang digunakan dalam hubungan ini adalah (dengan)
      contoh:
      - ibu memasak nasi dengan magic com
9.   Hubungan sangkalan
      konjungsi yang digunakan yaitu(seakan-akan,seolah-olah)
      contoh:
      -dia pun menghapus wajahnya seakan-akan melenyapkan pikirannya yang risau itu.
10. Hubungan kenyataan
      konjungsi yang digunakan yaitu (padahal,sedangkan)
      contoh:
      -dia pura-pura tidak tahu padahal tahu banyak
11. Hubungan hasil
      konjungsi yang digunakan dalam hubungan ini adalah (makanya)
      contoh:
      -tempat itu licin makanya kamu jatuh
12. Hubungan penjelasan
      konjungsi yang digunakan adalah(bahwa)
      contoh:
      -penulis pernah menekankan baha hasil bukunya belumlah sempurna
13. Hubungan atributif
      konjungsi yang digunakan adalah( yang dan partikel –nya)
      contoh:
      -laki-laki yang berbaju putih itu adalah pacarnya rini
      -para pegawai yang gajinya kecil tidak wajib member sumbangan.

KALIMAT MAJEMUK CAMPURAN
Yaitu gabungan antara kalimat majemuk setara dan kalimat majemuk bertingkat. Sekurang-kurangnya terdiri dari tiga kalimat.Kalimat majemuk campuran adalah kalimat majemuk hasil perluasan atau hasil gabungan beberapa kalimat tunggal yang sekurang-kurangnya terdiri atas tiga pola kalimat.
Misalnya: Ketika ia duduk minum-minum, datang seorang pemuda berpakaian bagus, dan menggunakan kendaraan roda empat.
                        Ketika ia duduk minum-minum
                                                                                pola atasan
                                                        datang seorang pemuda berpakaian bagus
                                                                                pola bawahan I
                                                        datang menggunakan kendaraan roda empat
                                                                                pola bawahan II
Contoh:
-Toni bermain dengan Kevin, dan Rina membaca buku di kamar, ketika aku datang ke rumahnya.
-dibawah pohon jambu yang berbuah lebat kami beristirahat.
-adik selesai mengerjakan PR ketika ayah datang dan ibu selesai memasak.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar